STARTUP
Update Evakuasi Gunung Dukono 9 Mei 2026: 1 Pendaki Meninggal, 2 Masih Dicari Basarnas
Diterbitkan pada 10 May 2026 • 3 Menit Baca
Update Evakuasi Gunung Dukono 9 Mei 2026: 1 Pendaki Meninggal Dunia
Jakarta, http://MediaPendaki.com – Kabar duka datang dari Gunung Dukono, Maluku Utara. Tim SAR Gabungan yang dipimpin Basarnas berhasil mengevakuasi satu orang pendaki dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat, 9 Mei 2026. Proses evakuasi dilakukan di hari kedua pencarian, tepatnya di sekitar bibir kawah Gunung Dukono yang dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia.
### Kronologi Singkat Evakuasi Gunung Dukono
Berdasarkan update dari akun joshua_banjarnahor_ yang merupakan anggota tim SAR, berikut kronologi yang berhasil dihimpun MediaPendaki:
1. Hari Pertama Pencarian: Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan mulai menyisir jalur pendakian Gunung Dukono setelah menerima laporan 3 pendaki hilang kontak.
2. Hari Kedua, 9 Mei 2026: Satu pendaki ditemukan di area bibir kawah dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi terkendala medan ekstrem dan aktivitas vulkanik.
3. Status Terkini: Hingga berita ini diturunkan, tim masih berupaya melakukan pencarian terhadap 2 pendaki lainnya.
### Mengenal Gunung Dukono: Gunung Berapi Aktif yg Tidak Boleh Diremehkan
Gunung Dukono di Halmahera Utara memiliki ketinggian 1.335 mdpl. Statusnya Level II Waspada sejak beberapa tahun terakhir karena aktivitas erupsi yang hampir setiap hari. Kenapa Gunung Dukono Berbahaya?
1. Erupsi Freatik Tiba-tiba: Letusan abu dan gas beracun bisa terjadi tanpa tanda jelas.
2. Medan Pasir & Bebatuan Labil: Risiko tergelincir ke kawah sangat tinggi.
3. Gas Beracun SO2: Tidak berwarna & tidak berbau, bisa sebabkan sesak napas mendadak.
4. Cuaca Ekstrem: Kabut tebal bisa turun dalam hitungan menit, menghilangkan jarak pandang. Karena alasan ini, banyak pihak tidak merekomendasikan pendakian bebas ke Gunung Dukono tanpa pemandu lokal berpengalaman.
### 7 Himbauan Keselamatan Mendaki Gunung Berapi Aktif
Belajar dari kejadian evakuasi Gunung Dukono, ini 7 hal wajib yang harus kamu patuhi sebelum muncak ke gunung berapi aktif:
1. Cek Status Gunung di MAGMA Indonesia: Jangan pernah muncak saat status Waspada/Siaga/Awas. Website: http://magma.esdm.go.id
2.
Wajib Pakai Guide Lokal Bersertifikat: Mereka hafal jalur aman, titik gas beracun, dan jalur evakuasi tercepat.
3. Bawa Masker Gas/Respirator: Masker biasa tidak cukup menahan gas SO2. Pakai masker khusus N95 atau respirator.
4. Jangan Mendekati Bibir Kawah: Jarak aman minimal 3 km dari pusat kawah untuk gunung status Waspada.
5. Bawa Alat Komunikasi Darurat: HT atau ponsel satelit karena sinyal HP sering hilang.
6. Lapor ke Pos Pendakian & Keluarga: Tinggalkan itinerary lengkap: jalur, estimasi naik, estimasi turun.
7. Kenali Gejala Keracunan Gas: Pusing, mual, sesak napas. Jika merasakan, langsung turun ke elevasi lebih rendah.
### Doa Untuk Korban & Tim SAR Gunung Dukono
http://MediaPendaki.com turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk 1 pendaki yang meninggal dunia di Gunung Dukono. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami juga mengirim doa dan dukungan penuh untuk seluruh Tim SAR Gabungan, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan yang masih bertugas mencari 2 pendaki lainnya. Semoga diberi keselamatan dan kedua pendaki bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Aamiin. Penting: Gunung bukan untuk ditaklukkan, tapi untuk dihormati. Utamakan keselamatan di atas segalanya. Satu foto di puncak tidak sebanding dengan nyawa.
Rekomendasi Terbatas
Tingkatkan Keahlian Coding-mu
Tingkatkan Keahlian Coding-mu
Bersama Mentor Ahli!
Dapatkan diskon 50% untuk pendaftar minggu ini.