TEKNOLOGI
Kejadian ini benar-benar terjadi pada seorang pendaki di Gunung Elbert, Colorado, Amerika Serikat. Pendaki tersebut dilaporkan hilang setelah tak kunjung kembali
Diterbitkan pada 22 May 2026 • 2 Menit Baca
Bayangkan kamu tersesat sendirian di
pegunungan. Suhu mulai turun, tenaga makin menipis, dan
tim penyelamat sedang berusaha keras menemukanmu. Namun ada satu masalah besar: kamu terus mengabaikan
telepon dari mereka hanya karena nomornya tidak dikenal. Kejadian ini benar-benar terjadi pada seorang pendaki di
Gunung Elbert, Colorado, Amerika Serikat. Pendaki
tersebut dilaporkan hilang setelah tak kunjung kembali dari
pendakiannya. Selama lebih dari 24 jam, tim pencarian dan
penyelamatan (SAR) berusaha mencarinya sambil
berkali-kali mencoba menghubungi lewat ponsel untuk
mengetahui lokasi dan memastikan kondisinya. Namun ironisnya, semua panggilan tersebut justru
diabaikan.
Bukan karena ponselnya mati atau tidak ada
sinyal, melainkan karena sang pendaki mengira nomor
tersebut hanyalah panggilan asing atau spam. Dalam
kehidupan sehari-hari, mengabaikan nomor tak dikenal
mungkin terasa biasa, bahkan dianggap lebih aman. Tapi
dalam situasi darurat di alam liar, keputusan kecil seperti itu
justru bisa membuat proses penyelamatan menjadi jauh
cUin sulit
Beruntung, pendaki tersebut akhirnya berhasil ditemukan
oleh Tim SAR keesokan harinya dalam keadaan selamat
tanpa mengalami cedera serius. Kisah ini pun sempat viral
dan menjadi pengingat penting bagi para pendaki maupun
pencinta alam; saat berada di gunung, tersesat, atau dalam
kondisi di luar rencana perjalanan, jangan terlalu cepat
mengabaikan panggilan dari nomor tak dikenal, apalagi jika
datang berulang kali. Karena di tengah sunyinya
pegunungan, panggilan dari nomor asing itu mungkin saja
adalah jalan pulang. Sc/medan.tribunnews
Rekomendasi Terbatas
Tingkatkan Keahlian Coding-mu
Tingkatkan Keahlian Coding-mu
Bersama Mentor Ahli!
Dapatkan diskon 50% untuk pendaftar minggu ini.